Welcome to Borneo Community Global

Jumat, 17 September 2010

Sejarah Katingan

Prasasti Pembentukan Kabupaten Katingan
Setelah melalui perjalanan cukup panjang, lebih kurang 30 tahun lamanya, Katingan adalah sebuah aliran sungai yang membentang dari Laut Jawa ke arah utara hingga mencapai perbatasan Kalimantan Barat, sejak zaman Belanda dan kemerdekaan hingga akhir 1961, Katingan berstatus Kewedanaan Sampit Timur dengan ibukota Kasongan.
Pada tanggal 8 Januari 1962 Gubernur KDH Tingkat I Kalimantan Tengah Tjilik Riwut menetapkan nama Katingan berstatus sungai sebagai daerah persiapan Kabupaten Katingan terhitung tanggal 1 Januari 1962. Tanggal 24 April 1965 Gubernur KDH Tingkat I Kalimantan Tengah Tjilik Riwut menetapkan wilayah Katingan menjadi Kabupaten Administratif dengan ibukota Kasongan. Pada tahun 1979 dirubah statusnya menjadi Pembantu Bupati diperkuat dengan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor : 04 tahun 1997.
Dari tahun1997 sampai dengan 2002, berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, unsur politik dan organisasi kemasyarakatan terus menerus memperjuangkan melalui DPRD Tk. II Kotawaringin Timur, Pembantu Katingan dan Gubernur Kalimantan Tengah. Tahun 1999 dikirim surat ke Menteri Dalam Negeri tentang Pemekaran Daerah Kabupaten Katingan di Kalimantan Tengah. Pada tanggal 31 Juli 2000 DPRD Tk. I Kalimantan Tengah menyetujui pemekaran Kabupaten / Kota Propinsi Kalimantan Tengah. Pada tanggal 14 April 2002 keluar Undang-Undang Nomor 5 tahun 2002 tentang pembentukan 8 Kabupaten / Kota di Kalimantan Tengah. Tanggal 3 Juni 2002 dilakukan peresmian Kabupaten hasil pemekaran oleh Menteri Dalam Negeri di Jakarta.

Pada tanggal 8 Juli 2002 dilantik Bapak Drs. Duwel Rawing sebagai Pejabat Bupati Katingan oleh Gubernur Kalimantan Tengah atas nama Menteri Dalam Negeri di Palangkaraya
Demikian secara singkat sejarah terbentuknya Kabupaten Katingan, tentunya perjuangan yang telah dilakukan tidak hanya sampai disini atau terbentuknya Katingan menjadi sebuah Kabupaten. Tetapi lebih dari ini, bagaimana Kabupaten yang diperjuangkan bertahun-tahun dapat sejajar dengan Kabupaten yang lain sehingga diperlukan pemikir handal serta pekerja keras agar dapat mengelola potensi yang ada secara baik untuk mewujudkan suatu Kabupaten Katingan dengan semangat persatuan dan kesatuan sesuai dengan motto Penyang Hinje Simpei

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar